Waterway Cycle Definisi terbaru Siklus Air di Bumi

William Waterway Mark temukan siklus WaterwayWilliam Waterway Marks, seorang peneliti air, punya teori terbaru mengenai definisi terbaru siklus air di bumi yang diberi nama Waterway Cycle atau Siklus Waterway. Teori siklus air terbaru itu disampaikannya pada forum International Symposium on Aqua Science, Water Resources and the Arts, di November tahun lalu.

Menurut William Waterways, definisi lama tentang siklus air di bumi pertama kali dicatat oleh Bernard Palissy, 430 tahun lalu. Definisi lama itu hanya mencakup sepertiga dari siklus air bumi, dan tidak menggambarkan penelitian ilmiah terbaru.

Definisi terbaru untuk siklus air, sekarang dinamakan dengan Waterway Cycle atau Siklus Waterway untuk membedakan dengan definisi yang lama. Definisi ini menggambarkan penelitian ilmiah, dan yang paling utama memasukkan tiga siklus yang saling berkaitan yang diketahui sebagai Cosmic Water Cycle (siklus air di kosmik), The Atmospheric Water Cycle (siklus air di atmosfer) dan The Oceanic Water Cycle (siklus air di lautan). Ketiga siklus air di bumi itu saling berkaitan dalam hal proses pergantian air di bumi.

Siklus air di Lautan

William Waterway Marks found Waterway Cycle TheorySiklus air di lautan (oceanic water cycle) merupakan siklus yang terjadi di lautan, dimana air laut di daur ulang secara terus menerus dengan cara diserap ke dalam bumi lalu dikeluarkan kembali. Menurut penelitian ilmiah, seluruh air laut di dunia ini mengalami siklus daur ulang. Bumi ini diperkirakan memiliki air laut yang benar-benar baru setiap 7 juta tahun.

Di dalam lautan ada arus laut dari atas ke bawah, kemudian adanya pergerakan lempeng-lempeng bumi secara tektonis. Selanjutnya dari pergerakan lempeng-lempeng bumi menyebabkan munculnya zona subduksi. Di zona subduksi itu diisi dan diresapi dengan air.

Panas dari dalam perut bumi yang menggerakkan siklus air di lautan. Air yang meresap di zona subduksi akan dipanaskan ketika bertemu dengan panas dari dalam perut bumi. Kemudian air yang sangat panas akan keluar di gunung-gunung berapi, berupa letusan lahar, atau sumber air panas.

Kejadian tersebut  tidak hanya terjadi gunung berapi yang berada di dalam laut, tetapi juga yang berada di benua. Untuk air yang keluar di gunung-gunung berapi di daratan, maka perputaran air akan terkait dengan siklus air di atmosfer.

Teori adanya siklus air di lautan ini merupakan ilmu yang relatif masih baru, karena dilandasi pada perkembangan ilmu pengetahuan mengenai lempeng tektonik yang baru diketemukan sekitar 45-50 tahun belakangan.

Menurut William, siklus air di lautan berperan penting dalam keragaman makhluk hidup di bumi ini. Bahkan, mungkin tanpa adanya siklus air di lautan ini tidak akan ada kehidupan di bumi.

Siklus air di Atmosfer

Siklus air di atmosfer (the Atmospheric water cycle) merupakan siklus yang terjadi akibat adanya pemanasan oleh matahari terhadap bumi. Siklus air di atmosfer ini yang merupakan definisi lama dari siklus air. Adanya sinar matahari yang jatuh di bumi menyebabkan terjadinya proses penguapan air, kondensasi air,  pengendapan atau turunnya hujan, perjalanan air di permukaan, perjalanan air di dalam tanah. Siklus air di atmosfer ini berhubungan dengan siklus air di lautan, ketika air ditampung di lautan.

Siklus air di Kosmik

Siklus air di kosmik (Cosmic Water Cycle) adalah siklus yang terjadi antara bumi dengan ruang angkasa.  Apabila melihat foto bumi, maka terlihat adanya aura bumi yang berwarna biru yang berbatasan langsung dengan ruang angkasa. Itu merupakan selimut bumi yang terdapat di atmosfer bumi.

Selimut atmosfer bumi selain berfungsi menahan sinar matahari dan melindungi dari masuknya benda-benda ruang angkasa, ternyata juga berperan dalam siklus air di kosmik.
Atmosfer bumi mengandung uap air. Uap air dilepaskan ke ruang angkasa akibat adanya pemanasan sinar matahari. Menurut perkiraan peneliti, bahwa air yang dilepaskan ke ruang angkasa semenjak bumi ini ada sekitar 0,2% jumlah air di lautan.

Water cycle http://ga.water.usgs.gov/edu/water...

Selain bumi melepaskan air ke ruang angkasa, ternyata bumi juga menerima air dari benda ruang angkasa. Tidak pernah terbayangkan benda langit seperti meteorit ternyata mengandung air.

Berdasarkan penelitian ilmiah terhadap meteorit yang jatuh di Texas, pada tahun 1999. Hasilnya, meteorit ternyata mengandung air. Selain itu meteorit juga mengandung nukleus yang mengandung zat yang berperan untuk kehidupan seperti asam amino.

Bintang berekor atau komet, pada ekornya ternyata melepaskan uap air di angkasa luar. Komet terlihat memiliki ekor, karena komet terpengaruh oleh pemanasan angin matahari. Kemudian ekor komet itu terlihat karena sinar matahari menangkap adanya partikel-partikel debu, yang ternyata mengandung uap air.

Peneliti memperkirakan bumi mendapatkan uap air dari komet sekitar 100.000 juta partikel debu setiap tahun. Lalu apa kegunaan bagi bumi mendapatkan partikel debu benda ruang angkasa tersebut?

Ternyata hujan yang terjadi di bumi, mengandung nukleus yang berguna bagi kehidupan makhluk di bumi. Pada penelitian tahun 2011, menemukan bahwa unsur-unsur kimia air yang berasal dari komet, memiliki kesamaan unsur-unsur kimia air yang terdapat di lautan. Artinya partikel debu dari benda ruang angkasa memiliki peran penting bagi kehidupan di muka bumi. [antara]

Video Water Cycle New Definition as Waterway Cycle on YouTube

Video Demonstrating the Earth‘s water cycle

EARTH – One video you NEED to see

Video : Earth from Space

Video : Earth 100 Million Years From Now

Enhanced by Zemanta

Use Facebook to Comment on this Post

About Asmuni

Achmad Fauzi Asmuni tinggal di Surabaya. Selengkapnya bisa dilihat di dalam tab Kontak Fresh Cold juga melayani penjualan perlengkapan Depot Air Minum Isi Ulang, seperti: Tabung Filter air dari PVC, Stainless, Polyethilene, Housing Filter, Cartridge Filter, Reverse Osmosis (R/O), Filter Air Minum untuk Rumah Tangga, Sekolah, Pabrik, Pertokoan, Hotel. Juga melayani service Depot Air Minum Isi Ulang.
This entry was posted in Air, video and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Affiliate Program

Trims sudah baca artikel ini
Waterway Cycle Definisi terbaru Siklus Air di Bumi

8 Responses to Waterway Cycle Definisi terbaru Siklus Air di Bumi

  1. William Waterway says:

    http://www.williamwaterway.com – for information

    • Babu says:

      Thank you for your website post. Brown and I hapepn to be saving to buy a new ebook on this subject matter and your post has made people like us to save our money. Your notions really answered all our queries. In fact, a lot more than what we had acknowledged prior to when we came upon your wonderful blog. I no longer nurture doubts and a troubled mind because you have actually attended to the needs here. Thanks

  2. Ahmet says:

    Thanks very much for this distinct post; this is the type of read that keeps me on track tghuorh my workday. Been searching around for your site after being referred to it from a friend and was happy when I stumbled on it after googling for a while. Being a dedicated blogger, I’m dazzled to see others taking initivative and contributing to the community. I would like to comment to show my appreciation for your blog as it’s very encouraging, and many authors do not get acceptance they deserve. Will definitely come back and will recommend to my friends.

  3. leanne.ragsdale says:

    Why people still use to read news papers when in this technological
    world the whole thing is presented on net?
    leanne.ragsdale recently posted..Teak Chairs

  4. angelica jacobson says:

    When I οriginally сommented I clicked the “Notify me when new comments are added” checκbox and now each time a comment
    iѕ added I gеt four e-mailѕ with the same
    commеnt. Is theгe any wаy you can rеmоѵe mе from thаt
    servіce? Thаnκѕ!
    angelica jacobson recently posted..savings bank of danbury new milford ct

  5. Wilburn says:

    What’s up, after reading this remarkable post i am also glad to share my know-how here with mates.
    Wilburn recently posted..Wilburn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge