Kantong dan Botol Plastik Pencemar dan Perusak Lingkungan

kurangi pemakaian plastik sumber pencemaran lingkungan hidupHari Lahan Basah diperingati dengan aksi para aktivis lingkungan hidup. Mereka menyerukan pengurangan pemakaian kantong plastik dan air minum kemasan karena kantong plastik dan kemasan air minum dianggap penyumbang terbesar pencemar dan perusak lingkungan. Belum adanya solusi dalam menangani sampah plastik menjadi keprihatinan para aktivis pecinta lingkungan. Karena banyaknya sampah plastik yang tidak dapat terurai di alam, menimbulkan bahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Maka pemerintah dan masyarakat diminta serius memperhatikan dampak limbah plastik bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan hidup. Caranya dengan mengurangi penggunaan plastik, dan menggantinya dengan bahan yang ramah lingkungan.

Dosen Biologi Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Muryono menyatakan, bahwa penggunaan botol plastik di kalangan masyarakat harus dikendalikan, agar tidak semakin menambah volume sampah yang menjadi problema perkotaan.

“Yang pertama adalah pengendalian sampah, yang paling utama adalah plastik. Plastik itu sumber yang paling utama juga, yang secara signifikan kita sudah teliti di area kampus satu mahasiswa dua botol ukuran 600 ml tiap harinya, belum lagi yang di luar. Itulah yang memberikan arti, bahwa konsep demo kita atau aksi kita kali ini adalah meminimalisir sampah, terutama sampah botol yang berkaitan dengan plastik,” ujar Muryono.

Aksi anti plastik dalam Peringatan Hari Lahan Basah di SurabayaKoordinator Komunitas Nol Sampah, Wawan Some menyatakan, bahwa keberadaan sampah plastik di Surabaya setiap tahunnya mengalami peningkatan seiring bertambahnya produksi air minum dalam kemasan (AMDK).

“Sampah plastik di Surabaya semakin banyak. Data tahun 2006 sampah plastik di Surabaya itu ada 960.000 ton per tahun, itu sangat luar biasa. Ini pasti akan terus meningkat, karena kita semakin tergantung sama plastik. Nah salah satu yang berbahaya justru air kemasan, produksi air kemasan, konsumsi air kemasan dari tahun lalu terus meningkat. Tahun 2011 itu produk konsumsi air kemasan bisa mencapai 17 milyar liter. Itu akan membutuhkan botol plastik sampai 500.000 ton per tahun. Nah tahun 2012 ini asosiasi produsen air kemasan itu produksinya mereka akan mencapai 19 milyar liter, padahal kita tahu botol plastik air kemasan itu kan botol yang sekali pakai,” kata Wawan Some.

Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ecoton, Prigi Arisandi mengutarakan, pemerintah harus berani melarang penggunaan botol plastik untuk air minum kemasan, karena sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu pemerintah harus menyediakan air bersih yang berkualitas bagi warga negaranya, sebagai wujud perlindungan negara terhadap rakyatnya.

“Di hampir semua negara bagian Amerika, di Kanada, di Uni Eropa, di sebagian Australia itu melarang memang, melarang pemakaian air minum dalam kemasan plastik, bahkan pemerintah kota mereka melarang pejabat-pejabat mereka menggunakan air minum dalam kemasan, karena melihat suatu bahaya tadi, bahaya bagi kesehatan manusia. Ada cartinogen dalam plastik itu yang kalau kita konsumsi itu mengancam kita. Kemudian yang kedua kita melihat dari kelalaian pemerintah gitu ya, ini kan sebenarnya air itu kan dikuasai oleh negara dan sebanyak-banyaknya digunakan untuk kemakmuran rakyat, nah ini kan tidak ada gitu, malah pihak ketiga, perusahaan-perusahaan multinasional yang menyediakan air bersih,” kata Prigi Arisandi.

Selamatkan Bumi dengan Kurangi Sampah Plastik dan Air Minum KemasanMahasiswa ITS, Nirmala berharap, pemerintah dan masyarakat mau mengurangi penggunaan botol plastik, untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.

“Harapannya botol plastik ini juga akan semakin berkurang, tidak merusak bumi, tidak mengakibatkan kanker, tidak mencemari lingkungan juga, tetapi kita juga bisa menciptakan lingkungan yang bersih tanpa adanya botol plastik,” demikian harapan Nirmala. [voanews]

Video feature: Minimnya Pemahaman Bahaya Plastik

Video feature: Kenapa Sih Sampah Plastik Berbahaya ?

Video berita: Kampanye Diet Plastik dan Menolak Styrofoam

Berita yang masih hangat tentang Air dan Lingkungan Hidup

Use Facebook to Comment on this Post

About Asmuni

Achmad Fauzi Asmuni tinggal di Surabaya. Selengkapnya bisa dilihat di dalam tab Kontak Fresh Cold juga melayani penjualan perlengkapan Depot Air Minum Isi Ulang, seperti: Tabung Filter air dari PVC, Stainless, Polyethilene, Housing Filter, Cartridge Filter, Reverse Osmosis (R/O), Filter Air Minum untuk Rumah Tangga, Sekolah, Pabrik, Pertokoan, Hotel. Juga melayani service Depot Air Minum Isi Ulang.
This entry was posted in Air, Lingkungan Hidup and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Affiliate Program

Trims sudah baca artikel ini
Kantong dan Botol Plastik Pencemar dan Perusak Lingkungan

4 Responses to Kantong dan Botol Plastik Pencemar dan Perusak Lingkungan

  1. Pingback: Penjernih Air Sederhana | Fresh Cold

  2. Imtaq online says:

    A fascinating discussion is worth comment. I think that you need to publish more about this subject, it might not be a taboo subject but typically folks don’t discuss such issues. To the next! Cheers!!

  3. Wendell says:

    Your home is valueble for me. Thanks!…
    Wendell recently posted..Wendell

  4. wolfgang heyne says:

    I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is attractive, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get bought an edginess over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this hike.
    wolfgang heyne recently posted..garcinia cambogia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge