Guna dan Dampak Terapi Minum Air Putih

terapi air minum guna dan dampaknya terhadap tubuhTerapi minum air putih sudah lama digunakan sebagai cara yang sederhana untuk mencegah dan menangggulangi berbagai macam penyakit. Sebenarnya terapi air putih itu sudah lama dilakukan oleh nenek moyang kita. Karena sudah banyak yang merasakan manfaat terapi air untuk kesehatan, dan mampu menyembuhkan beberapa macam penyakit. Di samping itu, yang penting caranya sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya … 😀 

Sudah banyak ahli kesehatan yang sependapat, bahwa terapi dengan minum air minimal 8 gelas sehari sangat baik untuk kesehatan, dan untuk mencegah tubuh dari kekurangan air atau dehidrasi. Selain itu, dengan minum air secara rutin dalam jumlah yang cukup bisa membuat kita awet muda. Jadi cara inilah salah satu rahasia untuk menjadi awet muda.

Terapi minum air putih ini diyakini dapat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan aliran darah, usus dan paru-paru. Seperti asam urat, darah tinggi, kencing manis, sakit kepala, batuk, TBC, bronchitis dan asma. Selain itu juga berguna untuk mencegah sakit persendian, ambeyen, kegemukan, datang bulan tidak teratur, penyakit saluran kencing, dan sebagainya.

Hal yang biasa dilakukan dalam terapi air adalah dengan dengan meminum sebanyak 1,5 liter air sekaligus pada pagi hari setelah bagun tidur. Tentu saja ini harus dilakukan secara bertahap, karena memang sangat berat bila dilakukan secara mendadak.

Tubuh yang digelontor dengan air sebanyak 6 gelas setelah bangun tidur, tentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Minimal akan jadi sering buang air dan berkeringat terus, karena mengalami overdosis cairan dalam tubuh. Jadi terapi air ini harus dilakukan secara bertahap, agar tubuh jadi terbiasa dan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan.

Pada awalnya, mulailah dengan segelas air setelah bangun tidur setiap hari. Sesudah terbiasa, bisa ditingkatkan dengan 2 gelas air, dst. Sampai kemudian menjadi 6 gelas (1,5 liter) air minum setiap pagi. Biasanya ini bisa dicapai selama sebulan atau kurang. Jadi tidak perlu tergesa-gesa, agar badan kita bisa menyesuaikan diri. Harap diingat, bahwa ada hukum keseimbangan dalam tubuh ini. Yakni jumlah air yang masuk sama dengan  yang keluar. Jadi kita harus membiasakan diri dengan hukum alam ini, agar tidak terkejut.

Mengenai kebiasaan minum air ini ada pernyataan yang menarik dari salah seseorang pelakunya, sebut saja namanya Bambang. Menurut dia, hal itu boleh saja dilakukan, asal secara bertahap. Sebab dia pernah melakukan terapi minum air ini secara rutin, namun kemudian tidak mau lagi melanjutkannya. Tentang mengapa dia sampai kapok lombok, dan berhenti melakukan terapi air ini, beginilah pengakuannya.

“Sebenarnya saya telah melakukannya ini secara bertahap. Dan dalam tempo 2 minggu kemudian saya telah mampu minum air putih 1,5 Liter sekaligus pada pagi hari saat bangun tidur. Memang badan terasa segar, dan buang air besar pun semakin mudah dan lancar,” kata Bambang.

Yang membuat dia tidak melanjutkan terapi air dengan minum 1,5 liter sekaligus setiap pagi, ternyata ada dampak, atau efek samping yang tentu saja tidak menyenangkan. Ya karena adanya hukum keseimbangan masuk-keluarnya air di dalam tubuhnya.

“Badan saya berkeringat sangat banyak, bahkan saya harus berganti baju sampai 3 kali sehari. Dan satu lagi, saya sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil,” jelasnya.

Dan yang paling menyiksa, adalah ketika harus bepergian ke luar kota dengan bus umum. Karena di dalam bus tidak ada toiletnya, maka dia terpaksa harus menahan buang air kecil beberapa jam lamanya. Sampai bus berhenti di tempat tujuannya, atau di terminal. “Hal itu sungguh menyiksa,” jelasnya sambil tersenyum geli.

Apakah efek samping itu hanya sampai disitu, ternyata tidak. Salah seorang isteri temannya juga mengeluh, karena cucian di rumahnya jadi bertambah banyak. “Karena setelah suaminya menjalani terapi minum air itu, dia sehari harus ganti baju dan kaus dalam sampai 3 kali sehari,” ujarnya.

Nah, bila ingin melakukan terapi air dengan minum 1,5 Liter air setiap pagi, harap berhati-hati. Minum air sebanyak itu harus dilakukan secara bertahap, jangan dilakukan sekaligus pada saat memulai. Sebab itu akan membuatmu mabuk karena kelebihan air, sehingga efeknya malahan merugikan kesehatan. Ingatlah hukum keseimbangan.

Video berbagai macam Terapi air

Pemandian Air Panas, untuk Terapi dan Wisata

Terapi Air dengan Arung jeram Serayu

Use Facebook to Comment on this Post

About Asmuni

Achmad Fauzi Asmuni tinggal di Surabaya. Selengkapnya bisa dilihat di dalam tab Kontak Fresh Cold juga melayani penjualan perlengkapan Depot Air Minum Isi Ulang, seperti: Tabung Filter air dari PVC, Stainless, Polyethilene, Housing Filter, Cartridge Filter, Reverse Osmosis (R/O), Filter Air Minum untuk Rumah Tangga, Sekolah, Pabrik, Pertokoan, Hotel. Juga melayani service Depot Air Minum Isi Ulang.
This entry was posted in Air, Air Minum, Kesehatan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Affiliate Program

Trims sudah baca artikel ini
Guna dan Dampak Terapi Minum Air Putih

One Response to Guna dan Dampak Terapi Minum Air Putih

  1. Pingback: Novita Angie Sehat Karena Rajin Minum Air Putih | Fresh Cold

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge